ANGKUTAN umum sejatinya akan nyaman ditumpangi tanpa ada tindak kejahatan, salah satunya kekerasan seksual. Salah satu kereta tersibuk di Meksiko membuat terobosan baru dalam menyoroti hal ini.
Mexico City Metro meluncurkan kampanye "kursi khusus pria". Penampakan dari bentuk kursi yang menyerupai tubuh pria ini membuat para penumpang enggan mendudukinya.
Kampanye pemerintah ini ditujukan kepada penumpang pria. Mereka ditantang untuk memikirkan soal kekerasan seksual yang dialami oleh wanita.
Melalui kampanye unik ini, para pria diajak untuk sadar bahwa wanita tidak nyaman kala mendapat kekerasan seksual di transportasi umum.
Sebuah riset terbaru menemukan, 65 persen wanita di Meksiko mengalami kekerasan seksual di kereta ataupun di bus kota.
Sebagai penegasan, di bawah kursi khusus pria tertulis, "Sangat mengganggu saat menumpang transportasi dengan cara ini, tapi ini tidak bisa dibandingkan dengan kekerasan seksual yang dialami oleh wanita yang naik komuter setiap harinya."
Kira-kira perlukah kampanye ini diterapkan di Indonesia? Demikian dilansir dari laman TheGuardian, Senin (3/4/2017).
(Renny Sundayani)