Akan tetapi, makan makanan hewan dalam porsi besar atau jangka waktu yang panjang dapat memicu diare atau muntah-muntah karena tubuh berusaha mengeluarkan zat asing yang tak bisa dicerna manusia. Perlu diingat juga, makanan hewan tidak akan bisa menggantikan kebutuhan gizi manusia.
Risiko makan makanan hewan
Anda mungkin mengidap alergi terhadap bahan-bahan atau zat kimia tertentu pada makanan hewan. Sebagian orang diketahui alergi terhadap cacing yang digunakan sebagai bahan utama pelet ikan. Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala alergi setelah makan makanan hewan, segera hubungi dokter atau layanan kesehatan terdekat.
Di samping risiko alergi, makanan hewan juga mungkin diolah dengan cara yang tidak higienis. Misalnya mengolah makanan hewan menggunakan air yang terkontaminasi racun arsenik. Sering mengonsumsi pakan hewan pun bisa meningkatkan risiko Anda mengalami keracunan atau bahkan kanker.
(Ranto Rajagukguk)