WHO mengatakan 12 bakteri ini kemampuan untuk memiliki cara untuk melawan reaksi pengobatan dan memungkinkan bakteri lain untuk menjadi resistan terhadap obat juga.
Bakteri terbagi atas kelompok prioritas kritis, tinggi dan menengah, disesuaikan dengan kebutuhan untuk antibiotik baru. Kelompok yang paling penting biasanya termasuk pada bakteri resisten multi-obat yang menimbulkan ancaman tertentu di rumah sakit dan panti jompo.
Bakteri juga dapat menyebabkan infeksi parah dan sering mematikan seperti infeksi aliran darah dan pneumonia. Resisten obat lainnya dapat menyebabkan penyakit yang lebih umum seperti gonore dan keracunan makanan yang disebabkan oleh salmonella.
Menurut Tim Jinks dari Wellcome Trust, tanpa pengobatan yang efektif, dokter tidak dapat mengobati pasien secara optimal. Dalam satu generasi, tanpa antibiotik baru, kematian akibat infeksi resistan obat bisa mencapai 10 juta dalam setahun.
Berikut 12 bakteri yang telah didaftarkan oleh World Health Organization, dilansir dari Theguardian, Selasa (28/2/2017).
Bakteri prioritas kritis
Pseudomonas aeruginosa, carbapenem-resistant