PEPATAH bijak mengatakan bahwa musik adalah bahasa universal. Meski memiliki latar belakang suku dan ras yang berbeda, musik dipercaya bisa menyatukan setiap orang yang ada di dunia ini. Hal ini tampaknya juga berlaku untuk hewan ternak.
Salah satu produsen keju ternama asal California, Cypress Grove, berhasil membuktikan sebuah fakta unik terkait kemagisan sebuah karya musik. Setelah melakukan berbagai uji coba, mereka menemukan bahwa alunan musik merdu dapat membuat kualitas susu domba menjadi lebih baik.
Sebelum proses pemerahan susu dilakukan, pihak Cypress sengaja memutar musik Jazz di dalam sebuah kandang berisikan 900 kambing perah. Mereka mengatakan kepada Food & Wine Magazine, cara tersebut bertujuan untuk menenangkan domba.
"Situasi yang ideal untuk menghasilkan susu berkualitas adalah saat hewan-hewan itu dalam kondisi tenang. Jika memaksakan diri memeras mereka saat sedang stress, jumlah dan kualitas susu akan menurun," tutur Ryan Andrus, salah satu director Cyperss Grove.
Andrus menambahkan, jenis musik juga harus dipilih secara tepat. Mereka telah mencoba berbagai genre musik termasuk musik klasik. Namun, perubahan tempo dan volume khas musik klasik cenderung membuat para domba kaget. Selain itu, musik jazz yang didominasi suara instrumen (terompet) juga tidak baik.
"Itulah sebabnya kita tidak bisa memutar karya-karya Thelonius Monk atau beberapa karya avant-grande, dan creative jazz. Kami selalu memilih musik jazz yang lebih lembut, mellow, dengan nada-nada rendah," pungkas Andrus. Demikian dilansir dari The Daily Meal, Rabu (1/3/2017).
(Santi Andriani)