JIKA Anda berasal atau pernah mengunjungi daerah Sukabumi, pasti sudah familiar dengan makanan bertekstur kenyal ini. Mochi memang sudah menjadi salah satu kuliner khas daerah tersebut, meski bukan asli dari Indonesia.
Mochi merupakan salah satu jenis makanan tradisional Jepang yang terbuat dari beras ketan. Di Jepang sendiri, makanan ini memiliki berbagai varian unik dengan ciri khas masing-masing. Daripada penasaran, yuk simak ulasan lengkapnya, seperti dilansir dari Gurunavi, Rabu (8/2/2017).
Botamochi / ohagi
Botamochi dan ohagi merupakan jenis kue beras Jepang terdiri dari pasta kacang merah dan adonan lembut berbentuk bulat. Penduduk asli Jepang biasanya mengonsumsi hidangan ini selama masa libur Buddhis Ohigan yakni, pada musim gugur dan musim semi. Mereka menyantap botamochi dan ohagi dengan menambahkan bubuk kinako, bubuk rumput laut, atau bubuk teh hijau.
Kuzumochi
Kue beras ini dibuat dengan menggunakan tepung kuzu (sebuah tanaman khas Jepang). Mirip dengan warabi mochi, kuzumochi biasanya disajikan pada saat musim panas dan disantap bersama kinako dan sirup kuromitsu. Camilan ini sangat baik bagi Anda yang sedang menerapkan pola hidup sehat, karena tidak mengandung gula sama sekali (gluten free).
Kusamochi
Kusamochi adalah jenis mochi yang dibuat dengan beras ketan dan yomogi (tanaman asal Jepang bercita rasa pahit). Tanaman ini juga sering digunakan untuk membuat sejumlah makanan bercita rasa manis khas Jepang, seperti yomogo daifuku, serta mochi hijau berisi pasta kacang merah.
Kirimochi / marumochi
Kirimochi dan marumochi merupakan dua jenis kue beras yang diolah tanpa menggunakan bahan pemanis sama sekali. Kirimochi biasanya dipotong berbentuk persegi panjang, sedangkan marumochi tetap pada bentuk originalnya yakni, bulat. Cara terbaik untuk menyantap kue beras ini adalah dengan menghangatkannya terlebih dahulu di microwave sampai lembut dan lengket, atau dipanggang dalam oven hingga membesar dan kecokelatan.
Hanabira mochi
Dari semua jenis mochi yang ada, hanabira mochi merupakan varian paling langka. Mochi ini hanya dapat ditemukan di daerah Kyoto dan hanya disajikan secara tradisional untuk para bangsawan. Proses pembuatannya pun terbilang unik. Hanabira mochi diolah menggunakan akar grobo burdock, pasta kacang manis dengan miso, kemudian digulung dengan adonan halus menjadi berbentuk lingkaran datar, sebelum dilipat dengan bahan-bahan lainnya.