Studi: Sengatan Lebah Lebih Mematikan Dibanding Bisa Ular

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis
Rabu 18 Januari 2017 11:01 WIB
Sengatan lebah lebih berbahaya dibanding bisa ular (Foto: Healthline)
Share :

SEBUAH penelitian di Australia telah menemukan, racun dari lebah dan tawon lebih berhaya dibandingkan ubur-ubur, laba-laba, atau ular. Temuan ini seakan menumbulkan ancaman kesehatan masyarakat yang lebih besar.

Penelitian dari Australia ini menganalisis data selama 13 tahun mengenai gigitan dan sengatan dari makhluk yang berbisa. Penelitian yang dilakukan oleh University of Melbourne ini mengungkapkan, sengatan lebah dan tawon menjadi penyebab atas sepertiga kasus rawat inap.

Gigitan laba-laba, penyebab paling umum kedua rawat inap atau setara 30 persen dari data total. Sementara itu gigitan ular menempati pada posisi ketiga atau sekira 15 persen.

Secara keseluruhan, 42.000 orang dirawat di rumah sakit akibat gigitan berbisa atau sengatan selama 13 tahun. Dilaporkan, 64 orang tewas, 34 di antaranya mengalami reaksi alergi terhadap gigitan serangga yang menyebabkan syok anafilaksis (syok yang mengancam nyawa).

Ronelle Welton, seorang ahli kesehatan masyarakat di University of Melbourne, mengaku terkejut mengetahui begitu banyak kematian dan kejadian rawat inap di daerah pesisir Australia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya