1. Meredakan masalah pernapasan
Minyak kayu putih dapat meredakan masalah pernapasan, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, asma, bronkitis, dan sinusitis. Minyak kayu putih merupakan antibakteri, antijamur, antimikroba, antivirus, antiinflamasi, dan dekongestan, sehingga menjadikannya bahan yang baik dan diperlukan dalam pembuatan obat-obatan terkait masalah pernapasan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Laryngoscope tahun 2004 menunjukkan bahwa minyak kayu putih dapat mengobati sinusitis non-bakteri. Pasien yang menderita sinusitis non-bakteri dapat sembuh lebih cepat ketika diberikan obat yang mengandung minyak kayu putih.
Menghirup uap minyak kayu putih juga dapat meringankan pilek dan hidung tersumbat. Hal ini disebabkan oleh kandungan antibakteri dalam minyak kayu putih dapat menghilangkan bakteri pada saluran pernapasan. Uap minyak kayu putih juga sebagai dekongestan yang jika dihirup dapat membantu mengurangi hidung tersumbat dan gejala bronkitis. Selain dengan cara dihirup, mengoleskan minyak kayu putih ke bagian dada dan tenggorokan juga mampu meredakan gejala batuk dan pilek. Karena manfaatnya ini, minyak kayu putih pun dapat kita temukan dalam tablet hisap untuk meredakan batuk dan juga dalam inhaler.
Untuk penderita asma, mengoleskan minyak kayu putih ke bagian dada dapat memberi efek menenangkan pada tenggorokan sehingga dapat melebarkan pembuluh darah. Hal ini memungkinkan lebih banyak oksigen mengalir ke paru-paru sehingga pernapasan dapat berjalan normal. Antiinflamasi yang terkandung dalam minyak kayu putih juga berperan dalam meredakan gejala asma.
Berkumur dengan minyak kayu putih yang dicampur dengan air hangat secara konsisten juga mampu mengobati sakit tenggorokan. Karena manfaat yang dapat dihasilkannya ini, tidak heran jika banyak obat-obatan, seperti obat batuk dan pilek, mengandung minyak kayu putih di dalamnya.
2. Menghilangkan nyeri pada persendian