Untuk memulai diet Buddha, Anda perlu membatasi jendela makan cukup 13 jam setiap hari selama dua minggu. Pada normalnya, manusia memiliki porsi jendela makan selama 15 jam setiap hari. Kemudian Anda bisa mengurangi jendela makan menjadi 12 jam, 11 jam, 10 jam, hingga 9 jam setiap hari.
Bagaimana cara mengatur jendela makan ini? Anda bisa memulainya saat sarapan pada pukul 09.00 dan menutupnya dengan makan malam (paling lambat) pukul 18.00. Selepasnya, Anda perlu mengontrol diri tidak makan sampai sarapan pada hari berikutnya.
Jendela makan 9 jam ini dipandang cukup ekstrim. Zigmond mengingatkan, para biksu Buddha cenderung makan hanya waktu fajar dan siang hari. Bahkan, stamina mereka tampak baik-baik saja. Tradisi ini telah ditetapkan sekira 2.500 tahun lalu dan masih dijalani para biksu hingga kini.
Bila Anda penasaran dengan metode diet Buddha ini, cobalah terapkan mulai sekarang selama dua minggu ke depan. Lihatlah perbedaan gaya hidup dan hasil yang Anda dapatkan setelah menjalani diet ini. Selamat mencoba! Demikian disadur dari laman Health, Rabu (28/12/2016).
(Helmi Ade Saputra)