SELAIN Masjid Baiturrahman di Aceh, Monumen Kapal PLTD (Pembangkit Tenaga Diesel) Apung juga menjadi saksi bisu kehebatan tsunami yang mengguncang Aceh di 2004 silam.
Ini sangat luar biasa sekali karena air mampu mendorong kapal seberat 2.600 ton ini hingga menuju Ibukota Aceh. Terbayang sekali betapa besar arus air tsunami 12 tahun lalu itu.
" Saat itu kapal masih ada di pelabuhan Ulee Lheue kemudian terseret ke mari," jelas Rizal sebagai pengurus Monumen PLTD Apung dalam video Okezone.tv, Senin (26/12/2016).
Kapal yang tadinya diam di pelabuhan kemudian secara perlahan pindah ke Kampung Punge Blang Cut, yang masih disinggahi warga saat itu. Begitu besar gelombangnya sehingga kapal besar ini bisa bergerak tanpa mesin.
" Kapal ini lalu tersangkut tidak jauh dari Punge Blang Cut ini, " tambahnya.
Setelah melihat kapal ini, Rizal saat itu bergegas mencari orang tuanya, namun tidak bertemu. Ia hanya menemukan kakaknya di sana.
Saat ini kapal Apung tersebut sudah menjadi sebuah museum edukasi untuk wisatawan. Dan menjadi kebanggan tersendiri bagi rakyat Aceh di sana.
(Renny Sundayani)