Usir Pelanggan Berkulit Hitam, Victoria Secret Tuai Protes

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 12 Desember 2016 17:31 WIB
Victoria Secret (foto: playbuzz)
Share :

APA rasanya jika saat sedang berbelanja di suatu toko, kemudian tiba-tiba saja diusir keluar tanpa alasan yang jelas? Pasti langsung membuat kesal bukan?

Inilah yang baru saja dialami oleh seorang wanita bernama Kimberly Houzah. Melalui video berdurasi sekitar 11 menit yang ia unggah ke halaman akun Facebook miliknya, Kimberly menceritakan kronologi kejadian dirinya diusir secara paksa saat sedang berbelanja di butik Victoria Secret, Oxford, Alabama, Amerika Serikat baru-baru ini.

Kejadian menyebalkan yang ia alami tersebut diceritakan oleh Kimberly, Awalnya karena ada seorang wanita berkulit hitam lain yang tertangkap mencuri di toko Victoria Secret lalu kemudian tidak lama seorang manager toko langsung mengusir Kimberly dan satu wanita kulit hitam lainnya tanpa alasan yang jelas. Pengusiran tersebut disebutkan Kimberly bahwa tanpa ada instruksi untuk sekedar memeriksa tas yang ia bawa. Ketika Kimberly dan satu wanita kulit hitam yang tidak saling mengenal satu sama lain tersebut bertanya alasan apa mereka harus keluar dari toko tersebut, sang manager bahkan menolak memberikan alasan soal pengusiran tersebut.

"Because another black female gets caught stealing, me and the other black female here, we have to be affiliated. So we're put out. "I never thought in a million years this would happen to me." Ujat Kimberly dalam videonya yang sudah ditonton lebih dari 800 ribu kali tersebut.

Seperti dilansir Seventeen, Senin (12/12/2016) tidak terima menerima perlakuan rasis yang tidak adil ini, beberapa hari kemudian Kimberly kembali berkunjung ke toko Victoria Secret dengan bersama beberapa orang. Namun sayangnya Kimberly bersama grup protester tersebut tidak bertemu dengan manager toko yang waktu itu mengusir paksa dirinya, karena sang manager diberitakan sedang absen bekerja. Akan tetapi manager toko lain yang kebetulan sedang bekerja di waktu Kimberly menggelar aksi protes damai tersebut diketahui langsung memberikan pernyataan maaf atas nama Victoria Secret kepada Kimberly.

Diketahui lebih lanjut, tidak lama kemudian pihak Victoria Secret secara resmi mengeluarkan pernyataan permohonan maaf secara resmi melalui halaman Facebook resmi Victoria Secret.

“What happened at our store should not have happened and does not represent who we are or what we stand for, Victoria's Secret is adamant that all customers regardless of race be treated with dignity and respect at all times." bunyi pernyataan resmi Victoria Secret.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya