SETIAP orang memiliki makna kecantikan yang berbeda. Kecantikan selalu didengungkan dengan bagaimana penampilan fisik seseorang, termasuk bagaimana lekuk indah tubuh dan paras wajah yang ideal.
Bergulirnya waktu, membuat setiap orang bisa mendefinisikan kecantikan sebagai hal yang universal. Kecantikan bisa ditilik daro sisi yang berbeda. Terutama saat seseorang berani tampil tanpa menggunakan make-up.
Freckles atau bintik hitam kerap jadi masalah yang memalukan bagi sebagian orang. Ada yang memutuskan untuk menutupi bintik hitam mereka dengan polesan make-up, ada pula yang tampil begitu adanya.
Pada tahun 2012, seorang fotografer Elbank Brock terlibat dalam pertandignan sepak bola di Sydney. Ia memerhatikan anak dari temannya dengan wajah penuh bintik hitam. Tampilan wajah yang luar biasa penuh bintik hitam dan belum pernah ia lihat sebelumnya.
Melihat ada yang menarik dari wajah Eddie, sang anak dari temannya. Elbank meminta izin pada rekannya untuk memotret Eddie. Siapa sangka, kecantikan dan ketertarikannya membuat Elbank memotret lebih dari 90 gambar seri #Freckles.
Berbagai pria, maupun wanita telah dipotretnya. Mulai seorang yang memiliki bintik samar di pipi, hingga wajah dipenuhi oleh bintik-bintik hitam. Orang-orang yang dipotretnya berasal dari berbagai negara, seperti Inggris, Kamboja, Swiss, Italia, Norwegia, Swedia, Jerman, Kuwait, Jepang, dan masih banyak lagi. Pelbagai etnis, maupun usia juga telah Elbank abadikan.
Proyek #Freckles ini membuat tak sedikit orang tertarik menikmati gambarnya. Bahkan, ia menerima lebih dari 1.100 email setiap minggunya.
Seri #Freckles ini menuai banyak perhatian dan dukung. Ragam komentar membanjiri hasil potret orang dari berbagai belahan dunia dengan bintik-bintik hitam mereka.
"Stunning!"
"Membuat saya berharap ingin memiliki lebih banyak bintik-bintik!"
"Ketika aku melihat gambar ini, aku teringat ibuku yang mengatakan freckles adalah ciuman dari malaikat. Aku ingin orang lain merasakan hal ini saat mereka difoto."
Komentar-komentar positif dari para penikmat wajah freckles bisa menjadi kata inspiratif bagi mereka yang memiliki masalah bintik-bintik ini.
Elbank mengatakan, 99 persen dari orang yang memiliki bintik pada wajah, kerap mengalami bullying hingga pelecehan verbal.
"Orang-orang bisa berpikir sangat sempit dan kejam. Di antara kita mungkin demikian. Hanya karena mereka berbeda, bukan berarti mereka harus melalui waktu yang menyulitkan saat berada di sekolah maupun lingkungan," ungkap Elbank.
Apakah Anda salah satunya yang memiliki masalah serupa? Atau teman Anda memiliki masalah ini? Well, ini saatnya meluruskan pikiran bahwa semua orang memiliki kecantikan diri masing-masing. Pandanglah deretan orang yang difoto oleh Elbank. Semestinya tak ada yang membedakan mereka, karena bintik-bintik pada wajah tak perlu jadi penghalang kecantikan setiap orang. Demikian dikutip dari laman Refinery29, Minffu (4/12/2016).