TAHU salah satu makanan yang sudah akrab di lidah orang Indonesia. Tapi, tahukah Anda efek samping terlalu sering makan tahu?
Tahu memiliki komponen yang dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering. Berikut efek samping makan tahu yang perlu kamu tahu seperti dilansir dari Thehealthsite, Rabu (23/11/2016):
Batu ginjal
Tahu kaya akan oksalat yang bertanggungjawab atas terjadinya batu ginjal. Setelah oksalat diserap dari makanan, selanjutnya akan diekskresikan dalam urin, karena tidak dapat dimetabolisme. Dalam urin akan mengikat dengan kalsium untuk membentuk garam larut kalsium oksalat yang mengendap membentuk batu ginjal. Studi ini ditampilkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry.
Masalah tiroid
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal Thyroid telah menunjukkan, isoflavon dari produk kedelai seperti tahu, memengaruhi fungsi tiroid dan mengganggu penyerapan tiroid. Penelitian ini juga memperingatkan bahwa konsumsi produk kedelai lain juga meningkatkan risiko mengembangkan hipotiroidisme.
Ketidakmampuan menyerap mineral
Kedelai mengandung asam fitat yang mengikat mineral seperti tembaga, seng, kalsium dan magneisu, sehingga mencegah saluran usus menyerap mereka. Hal ini diungkapkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.
Kanker payudara
Meskipun ada penelitian yang mendukung fakta konsumsi kedelai secara moderat dapat mencegah kanker payudara, asupan tinggi produk kedelai seperti tahu justru meningkatkan risiko kanker. Sebuah penelitian dalam Journal of Nutrition dalam kedelai mungkin sangat berbahaya bagi kanker payudara.
Gangguan seksual pada pria
Menurut ahli gizi Dr Neha Sanwalka, asupan tinggi kedelai dalam bentuk tahu dapat menyebabkan gangguan seksual pada pria. Hal ini karena dapat menurunkan libido, jumlah sperma dan tingkat kesuburan.
(Helmi Ade Saputra)