Kalau Anda merasakan beberapa gejala itu, waspadalah, mungkin Anda sebenarnya stres tanpa disadari.
Cara mengelola stres
Langkah pertama untuk menangani stres adalah memahami asal muasal tekanan tersebut. Anda bisa mencatat hal-hal kecil yang membuat stres setiap hari. Dengan begitu, Anda akan bisa mengidentifikasi potensi penyebab stres jangka panjang.
Setelah itu, Anda bisa membuat daftar penyebab stres dan dampak yang ditimbulkan. Hal apa saja yang akan berakibat buruk untuk kesehatan dan kesejahteraan Anda? Hal apa saja yang bisa berpengaruh pada pekerjaan dan produktivitas? Lalu, Anda bisa mengelola stres dengan beberapa cara berikut ini.
• Pendekatan aksi
Mengelola waktu kerja Anda. Beban pekerjaan bisa membuat Anda stres. Jadi, Anda harus bisa mengatur waktu dengan baik. Caraya dnegan membuat daftar to-do-list. Anda bisa membuat skala prioritas pada setiap pekerjaan. Lalu Anda akan mengeluarkan semua daya pikiran pada pekerjaan yang paling penting dan menghabiskan sisa tenaga untuk tugas remeh temeh. Anda juga harus menghindari multitasking. Saat harus mengecek email, maka Anda harus fokus pada satu hal tersebut. Tinggalkan gadget menjelang tidur. Sehingga Anda bisa benar-benar “switch off”.
Mengelola hubungan sosial. Orang lain seperti bos dan rekan kerja bisa menjadi salah satu sumber stres. Anda harus tau batasan diri. Jika Bos memberi tugas yang tidak masuk akal, maka Anda bisa mengatakan tidak mau mengerjakannya. Tetapi dia tetap atasan Anda yang harus dihormati. Sehingga Anda tidak boleh menghindari atau menjauhinya.
Memperbaiki suasana dan tempat kerja juga bisa menjadi salah satu sumber stres. Misalnya, penerangan ruang kantor yang buruk, pendingin udara terlalu dingin, rekkan kerja yang bicara terlalu keras. Hal ini membuat frustasi dan tidak nyaman dalam bekerja Beberapa orang melapor pada atasan untuk melakukan perubahan fasilitas kantor