TERKADANG Anda bertanya-tanya apa yang menyebabkan sakit kekapa? Ada lima alasan aneh seseorang terkena sakit kepala, termasuk handbag atau tas tangan. Kenapa?
Anda mungkin tahu bahwa terlalu banyak minum alkohol, kurang tidur, dehidrasi dan gangguan hormon dapat menyebabkan. Tetapi, ada beberapa alasan aneh penyebab sakit kepala, yang salah satunya adalah tas tangan.
Naomi Sofer, seorang fisioterapis di London Boost Physio menjelaskan mengapa hal itu dapat terjadi. Sebelumnya, tahukah Anda jika berat tas tangan harus kurang dari 10 persen berat badan?
Menurut Sofer, membawa tas tangan dengan berat lebih dari itu memberikan banyak tekanan pada tubuh, yang pada akhirnya menyebabkan sakit kepala. Jadi, ringankan beban dengan hanya membawa hal-hal penting yang dibutuhkan hari itu.
(Foto: Healthista)
Selain itu, Sofer mengatakan, mengenakan tas berat pada satu bahu terus dapat membuat leher dan bahu tegang, sehingga akhirnya menyebabkan sakit kepala. Jika dirasa perlu membawa banyak barang, terutama laptop atau buku berat, sebaiknya menggunakan tas ransel dengan menggemblok.
Sementara itu, selain tas tangan, Sofer juga menjelaskan beberapa hal-hal yang nampaknya tidak berhubungan dapat menyebabkan sakit kepala. Selain itu, terdapat pula beberapa tips menghindarinya, simak yuk.
1. Terlalu banyak pain killer atau penghilang rasa sakit
Jika Anda secara teratur menggunakan obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol, ibuprofen atau aspirin lebih dari dua atau tiga kali seminggu, maka dapat menderita sakit kepala. Para dokter biasanya akan menyarankan untuk berhenti minum obat penghilang rasa sakit dan meminta Anda beristirahat, serta tidur cukup.
2. Mengangkat beban
Kadang-kadang mengangkat beban dengan teknik pernapasan yang tidak benar dapat menyebabkan sakit kepala. Anda mungkin pernah melihat seseorang dengan muka merah, menahan napas ketika sedang mengangkat beban berat, ini disebut manuver Valsava. Hal tersebut akan meningkatkan tekanan darah sangat tinggi dan memicu sakit kepala yang cepat menjadi buruk. Untuk menghindarinya, napas saat mengangkat beban berat untuk mempertahankan tekanan darah.
3. Duduk terlalu lama
Duduk terlalu lama buruk bagi kesehatan dan salah satu gejalanya sakit kepala. Hal ini dapat disebabkan oleh posisi duduk dengan dagu beserta tubuh membungkuk. Posisi tersebut akan menempatkan tekanan pada sendi dan otot di dasar tengkorak dan leher yang dapat menyebabkan sakit kepala.
(Foto: Healthista)
Duduklah dengan tegak, kaki jatuh lurus di lantai dan dagu tidak menyerah jatuh. Selain itu, hindari berselonjoran di sofa rumah dan usahakan sering bangkit dari duduk untuk peregangan.
4. Bangun tengah malam
Jika Anda sering bangun di tengah malam, atau jam 1-3 dini hari dengan sakit kepala berdenyut, itu disebut sakit kepala hypnic. Biasanya, ini dialami oleh orang di atas usia 60 tahun. Tetapi, jika Anda sering mengalaminya pada usia muda tanpa alasan yang jelas, segera periksa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Dikutip dari laman Healthista.