Meski begitu, penelitan ini dianggap belum sempurna. Sebab, ada beberapa variable yang tidak diperhitungkan seperti frekuensi hubungan seksual, ketegangan akibat pekerjaan gaya hidup dan hal biologis lainnya.
Spesialis Kesehatan Reproduksi dari Universitas Ohio, Courtney Lynch berpendapat berkurangnya kesempatan hamil bisa terjadi karena reduksi hubungan seksual dan kelelahan akibat mengangkat beban berat. Selain itu, kata Lynch, penelitian tersebut hanya melibatkan perawat, bukan berarti temuan ini berlaku pada semua pekerja wanita.
Lynch lalu menyarankan agar wanita karier yang sudah berpasangan dan ingin cepat hamil untuk berhubungan setidaknya dua kali sepekan. Wanita harus menghindari stres, merokok dan gaya hidup tidak sehat. Kesempatan hamil semakin meningkat jika wanita dibuahi pada saat mengalami ovulasi. Mayoritas wanita bisa hamil dalam waktu tiga bulan setelah memiliki pasangan.
(Tuty Ocktaviany)