Chef Degan Sepatoadji: Jiwa Seorang Chef Merasuk ke dalam Pisau

Santi Andriani, Jurnalis
Jum'at 28 Oktober 2016 15:18 WIB
Makna pisau bagi seorang chef (Foto: 17apart)
Share :

PISAU layaknya ''senjata'' bagi seorang chef, seperti jala bagi seorang nelayan. Tanpa keduanya, bisa jadi mereka tidak bisa melakukan pekerjaan dengan maksimal.

Karenanya alat-alat tersebut tentu punya makan penting bagi penggunannya. Demikian pula pisau bagi seorang Chef Degan Septoadji. Tidak hanya bagi dirinya, Chef Degan bahkan yakin ini pasti juga dirasakan oleh semua chef atau tukang masak di manapun.

Chef Degan mengatakan, jiwa dan semangat setiap chef akan merasuk ke dalam pisau yang mereka gunakan saat memasak. Ini yang kemudian seperti membimbing tiap tahapan dalam memotong dan meracik bahan masakan yang akan diolah.

<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-version="7" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:55.7407407407% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BMA_H1Mg_xY/" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">@Regrann from @cafedeganbali -  Every chef believe that our soul goes into our knives once we started to using them. We handle them with care, and as delicate as we could. Because it&#39;s like treating yourself.  Setiap chef pasti meyakini bahwa jiwa mereka telah masuk ke dalam pisau sesaat
setelah mereka menggunakannya. Kami  merawatnya dengan baik, seolah kami merawat diri kami sendiri. #CafeDeganBali #ChefDegan #cookingclass #Bali #Surabaya #Jakarta  #Iphonesia #Fashion  #Seminyak #Kerobokan  #Canggu #Australia #ThaiFood
#IndonesianFood  #FamousChef #beach #Regrann</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A photo posted by Degan Septoadji (@deganseptoadji) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2016-10-26T06:04:33+00:00">Oct 25, 2016 at 11:04pm PDT</time></p></div></blockquote>
<script async defer src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script>

"Every chef believe that our soul goes into our knives once we started to using them," tulis Chef Degan Septoadji dalam caption foto yang diunggahnya di akun instagramnya.

Karena merupakan alat penting dalam bekerja, ia menyebut setiap chef pasti akan menjaga dan memelihara sebaik-baiknya pisau tersebut.

"Kami merawatnya dengan baik, seolah kami merawat diri kami sendiri," tulisnya lagi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya