SEBAGIAN pria memandang wanita yang menuntut kecukupan adalah materialistis alias mata duitan (Matre). Padahal, di zaman sekrang wanita sangat mengkawatirkan hidup tak berkualitas karena tidak terpenuhinya kebutuhan.
Psikolog Klinis Dewasa Veronica Adesla memandang, ada perbedaan antara materialistis dengan realistis. Perbedaan tersebut meliputi cara bepikir, dan membedakan kebutuhan serta keinginan.
“Realistis bukan berarti materialistis, begitu pula sebaliknya. Kalau materiailistis dia benar-benar menggantungkan hidupnya pada orang lain. Bukan saja meliputi kebutuhan tapi juga keinginan yang ingin dipenuhi,” ungkap Veronica saat dihubungi Okezone, belum lama ini.
Sedangkan realistis, wanita memandang bahwa dalam hidup dan berelasi itu butuh dana. Hanya saja, semua melewati proses berpikir, mempredisksi kebutuhan, dan juga ikut serta memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut.
“Wanita realistis memikirkan, kalau sendiri dia tentu tidak bisa survive membangun keluarga dengan penghasilan sekian. Untuk itu dia mencari orang yang bisa bekerja sama memenuhi kebutuhan bersama pula nantinya,” jelas wanita yang menamatkan studi S2-nya di Universitas Tarumanegara ini.
(Vien Dimyati)