Objek wisata ini dapat ditempuh melalui perjalanan darat kurang lebih 1,5 hingga 2 jam. Perjalanan kemudian dilanjutkan menyusuri sungai menggunakan kelotok selama 30 menit.
"Danau Burung memang sudah menjadi perhatian pemerintah daerah untuk rencana pengelolaannya. Ini tentu harus melalui penelitian terlebih dulu oleh para ahli. Jangan sampai nanti niat kita membangun infrastruktur untuk mengembangkan kawasan itu, justru malah merusak habitat atau ekosistem sehingga burung-burungnya justru migrasi ke hutan lain," kata Fajrurrahman.
Fajrurrahman mengatakan, banyak potensi wisata alam dan budaya di kawasan Selatan kabupaten ini. Selain pantai Ujung Pandaran yang sudah terkenal hingga ke luar daerah, juga ada wisata religius yakni ziarah ke makam salah satu ulama yang ada di pantai tersebut.
Kawasan Selatan juga masih menyimpan potensi wisata alam yakni air terjun gambut atau lebih dikenal dengan sebutan Air Terjun Merah Darah karena airnya sedikit merah karena pengaruh tanah gambut. Potensi lainnya yaitu Danau Burung yang kini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dikembangkan.
(Tuty Ocktaviany)