BUSANA batik selama ini identik dengan acara formal. Seperti ke pesta perkawinan atau ke kantor. Namun, di event Goowes Batik Okezone, busana tradisional Indonesia ini mendapat tempat terbaru di hati masyarakat.
Dalam rangka memperingati hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2016, Okezone.com menyelenggarakan acara berspeda menggunakan atribut batik. Tujuannya untuk meningkatkan budaya nasional dan memberi ruang baru bagi batik itu sendiri.
Acara yang diikuti oleh sekira 3000 peserta ini berhasil memedati kawasan Car Free Day (CFD) di jalan Sudirman-Tamrin Jakarta pada Minggu pagi. Perserta umumnya menggunakan konstum yang sudah disediakan panitia, yaitu kaos bermotif batik di bagian lengan. Mereka pun melengkapinya dengan atribut batik lain.
Seperti Budiyanto, pria dari kemanggisan ini memadu padankan kaos dengan kemeja batik Solo dan celana pendek batik dari betawi. Walau terkesan nabrak, dia tetap percaya diri.
"Seru bersepda pakai batik. Kan jarang ya event seperti ini. Saya sengaja nabrak-nabrak, yang penting batik berjaya," kata Budi kepada Okezone, Minggu (2/10/2016).
Ia juga menambahkan aksesoris ikat kepala dari kain batik motif mega mendung khas Cirebon. "Buat variasi aja biar batik Indonesia enggak ketinggalan sama baju modern," terangnya.
Sementara itu, ada pula Pak Emil, pria paruh baya 59 tahun ini justru menjadikan kemeja batiknya sebagai outer. Ia pun menyarankan kalau bisa langsung pakai batik saja di event Goowes Batik Okezone ini selanjutnya.
"Saya anggap jaket aja. Sebaiknya langsung pakai kain batik aja untuk kostumnya. Jadi menonjol budaya tradisionalnya," ucap Pak Emil.