Tips Pencegahan dan Pengobatan Demensia

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Rabu 28 September 2016 15:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Dailycaring)
Share :

PENGOBATAN demensia tergantung pada penyebabnya. Dalam kasus demensia yang paling progresif, termasuk Alzheimer, tidak ada obat dan tidak ada pengobatan alternatif yang dapat memperlambat atau menghentikan perkembangannya.

Tetapi ada penggunaan obat yang dapat mengurangi peningkatkan gejala demensia secara sementara. Obat yang digunakan untuk mengobati Alzheimer adalah salah satu obat yang terkadang diresepkan untuk membantu pasien dengan gejala jenis demensia lain. Namun, terapi juga dapat meringankan beberapa gejala demensia.

Beberapa faktor risiko demensia, seperti usia dan genetik, tidak dapat diubah. Namun para peneliti terus mengeksplorasi dampak dari faktor risiko lain pada kesehatan otak dan pencegahan demensia.

Dilansir dari Alz, Rabu (28/9/2016) penelitian yang paling sering dilakukan dalam pengurangan risiko dan pencegahan demensia adalah faktor kardiovaskular, kebugaran fisik, dan diet.

Otak Anda dipelihara oleh salah satu jaringan tubuh yang memiliki banyak pembuluh darah. Apa pun yang merusak pembuluh darah di mana saja di tubuh dapat merusak pembuluh darah di otak Anda.

Perubahan pembuluh darah di otak terkait dengan demensia vaskular. Mereka sering hadir bersama dengan perubahan yang disebabkan oleh jenis lain dari demensia, termasuk Alzheimer. Perubahan ini dapat berinteraksi untuk menyebabkan penurunan lebih cepat atau membuat gangguan lebih parah.

Anda dapat membantu melindungi otak Anda dengan beberapa strategi yang sama untuk melindungi jantung Anda, seperti berhenti merokok; mengambil langkah-langkah untuk menjaga tekanan darah Anda, kolesterol dan gula darah dalam batas yang direkomendasikan; dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Sedangkan, latihan fisik secara teratur dapat membantu menurunkan risiko beberapa jenis demensia. Bukti menunjukkan olahraga dapat bermanfaat langsung bagi sel-sel otak dengan meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak.

Sementara, apa yang Anda makan mungkin memiliki dampak terbesar pada kesehatan otak melalui efeknya pada kesehatan jantung. Bukti terbaik saat ini menunjukkan bahwa pola makan yang sehat untuk jantung, juga dapat membantu melindungi otak.

Diet Mediterania dengan sedikit mengonsumsi daging merah dan memperbanyak konsumsi biji-bijian, buah-buahan dan sayuran, ikan, kerang, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan lemak sehat lainnya.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya