BUNGA terbesar di dunia, Rafflesia Arnoldii kembali mekar di dua lokasi yang berbeda di hutan hujan Pulau Sumatera.
Dilansir Lonelyplanet, Selasa (27/9/2016), bunga yang memiliki aroma khas seperti daging membusuk itu, mengembangkan mahkotanya di Hutan Taba Penanjung dan di Hutan Tebat Monok, Provinsi Bengkulu.
Momen ini, berhasil menarik pengunjung yang penasaran untuk melihat secara langsung flora hasil penemuan Sir Stamford Raffles dan ahli botani Inggris, Joseph Arnold.
Ciri khas Bunga Rafflesia sendiri adalah memiliki bintik-bintik putih yang menghiasi warna merah tua pada kelopaknya.
Selain itu, bunga ini tidak memiliki akar ataupun daun, iaa hidup sebagai parasit di dalam kulit tanaman inang sampai siap merekahkan mahkotanya.