ADA lebih dari 400 spesies hiu di lautan dunia. Mereka dapat ditemukan di perairan dangkal, daerah pesisir dan di kedalaman laut.
Menurut International Shark Attack File, jumlah insiden yang disebabkan oleh serangan ikan hiu terus meningkat, seiring bertambahnya jumlah wisatawan yang berenang, menyelam, dan berselancar di laut. Hal ini membuat sebagian orang takut untuk berwisata ke pantai.
Tetapi, ada juga yang rela mengarungi lautan hanya untuk mengeksplorasi wilayah atau tempat berkumpulnya ikan buas ini.
Bahkan ada yang memberanikan diri menyelam ke dalam sebuah goa bawah laut, untuk melihat langsung hiu putih yang sangat terkenal.
Namun tahukah, bahwa ada beberapa fakta unik tentang ikan hiu yang mungkin belum Anda ketahui, seperti dilansir dari Theactivetimes, Rabu (14/9/2016).
Hiu merasa terancam
Banyak kabar yang beredar bahwa, ikan hiu lah yang sering menyerang manusia. Namun pada kenyataannya, mereka justru terancam oleh kehadiran manusia.
Jika mencoba mengusik mereka, dengan sangat sigap mereka akan menyerang balik. Mayoritas serangan hiu terjadi karena mereka menganggap manusia sebagai mangsa alaminya.
Populasi
Populasi ikan hiu terbanyak berada di Pantai Bolinas, California. Menurut data yang disampaikan oleh MPORA, 38 persen serangan hiu terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di Pantai Bolinas, California. Angka tersebut merupakan 11 persen dari serangan hiu di seluruh dunia.
Daging hiu mengandung merkuri
Jutaan hiu dibunuh tiap tahunnya hanya untuk memenuhi permintaan para konsumen. Tetapi kenyataannya, daging hiu mengandung kadar merkuri yang sangat tinggi dan dapat membahayakan kesehatan tubuh.
Hiu putih dikenal dengan sebutan white death
Sebagian besar serangan hiu terhadap manusia, dilakukan oleh hiu berjenis white sharks. Mereka tidak hanya gemar menyerang manusia, tetapi juga menyerang kapal dan menenggelamkannya. Tak heran jika hiu jenis ini mendapat julukan white death.
Hiu dapat memutar bola matanya
Kelopak mata hiu berfungsi untuk melindungi mata mereka saat sedang menyerang mangsanya. Menurut Shark Savers, hiu putih besar khususnya, tidak memiliki membran nictating. Hal tersebut membuat mereka bisa memutar bola mata ke bagian belakang kepala.
(Johan Sompotan)