Bahaya Zat dalam Cat Kuku terhadap Sistem Reproduksi Wanita

Erika Kurnia, Jurnalis
Rabu 14 September 2016 14:34 WIB
Zat dalam cat kuku pengaruhi sistem reproduksi (Foto: Everydayhealth)
Share :

CAT kuku pada awalnya mengandung banyak bahan kimia yang berpotensi berbahaya. Meski kini banyak produk meninggalkan zat berbahaya seperti dibutil ftalat, toluena, formaldehida, resin formaldehida, sampai kamper, beberapa produk masih menggunakan zat berbahaya.

Salah satunya adalah trifenil fosfat (TPHP) yang dikenal sebagai satu zat pengganggu hormon yang umum digunakan sebagai anti-api pada furnitur.

Sebuah studi yang diterbitkan pada jurnal Environment International dari Group Environmental Working (EWG) dan Duke University di Durham, North Carolina, menemukan bahwa ketika 26 perempuan menggunakan cat kuku mengandung TPHP, zat kimia tersebut langsung diserap ke dalam tubuh dalam 10 sampai 14 jam.

Menurut database kosmetik EWG’s Skin Deep, TPHP ditemukan pada sekitar 49 persen cat kuku dan ditemukan dalam beberapa merk terkenal. Menurut Johanna Congleton, MSPH, PhD, seorang ilmuwan senior di EWG yang meneliti ini mengatakan bahwa penelitian hanya menemukan sedikit efek kesehatan dari TPHP terhadap manusia.

"Tikus yang terpapar campuran tahan api yang mengandung hingga 20 persen TPHP mengalami obesitas dan tikus betina alami pubertas dini, gangguan metabolisme dan hormon. Padahal sinyal hormon yang sesuai sangat penting selama kehamilan dan pubertas," kata Congleton.

Meski hasil penelitian terdengar mengkhawatirkan, data penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar TPHP diserap, dimetabolisme, dan dikeluarkan dalam waktu 24 jam, tambah Congleton, seperti dikutip dari Everydayhealth, Rabu (14/9/2016).

Aseton yang digunakan untuk menghilangkan cat yang tahan lama juga bisa merusak kuku Anda, membuatnya menipis, merusak lempeng kuku, mengiritasi kulit di sekitarnya jari.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya