Ward menambahkan Pemerintah Thailand berencana untuk memindahkan pesawat tersebut, meskipun tanah yang ditempati memiliki nilai yang sangat tinggi. Pada akhirnya, tempat ini dijadikan sebuah objek wisata yang dikelola oleh seorang wanita lokal.
Bagi wisatawan yang ingin melihat langsung 2 pesawat itu, mereka harus rela merogoh kocek sebesar Rp113 ribu. Dilansir Lonelyplanet, Kamis (18/8/2016).
Sebagian besar interior pesawat telah dilucuti oleh penduduk setempat. Kondisinya pun saat ini sudah sangat memprihatinkan.
Bahkan, banyak mengira keberadaan pesawat tersebut akibat sebuah kecelakaan udara. Maka tak heran jika tempat ini dianggap angker.
“Banyak mainan anak-anak dan benda-benda pribadi lainnya yang tersebar di sekitar pesawat. Kesannya jadi seperti lokasi kecelakaan. Padahal tidak ada yang benar-benar meninggal di tempat ini,” tutup Ward.
(Johan Sompotan)