.Selain menghindari terjadi kecurangan, Jamal mengatakan hal ini untuk kebaikan karier peserta. Biasanya ada sanksi yang diberikan pihak UCI kepada peserta balap sepeda yang ditemukan menggunaan doping.
"Pembalap juga pada tahu, risikonya menggunakan doping ini akan di-suspend selama 2 tahun dari UCI dan mungkin kariernya habis," ungkapnya.
Jamal menjelaskan di Tour de Singkarak ini peserta akan diambil sampel urinnya secara random setiap hari. Termasuk para pemenang di setiap etape.
Kabar baiknya, selama 8 tahun Tour de Singkarak berlangsung, tidak satupun dari peserta yang terbukti menggunakan doping.