TINDAKAN kecantikan non-surgery seperti filler, botox, derma filler, thread lift, dan PRP (platelet rich plasma) sudah jadi hal lumrah untuk dilakoni masyarakat urban kota besar. Tidak hanya di kalangan selebriti namun juga di kalangan masyarakat biasa.
Memutuskan untuk melakoni tindakan non-surgery untuk memenuhi hasrat kecantikan diri bukanlah keputusan yang mudah. Namun sebetulnya, apakah dalam eksekusinya ada pantangan yang harus dijalani oleh sang pasien? Kepada Okezone, Dr Nanang Masrani dari Gloskin Aesthetic Clinic tidak segan untuk menjawab pertanyaan ini.
“Bicara soal pantangan, baik itu sebelum ataupun sesudah dilakukannya tindakan non-surgery ini sebetulnya secara umum tidak ada. Biasanya tidak ada karena ini perawatan tanpa sayatan, jadi tidak ada pantangan apa-apa. Tetapi walau tidak ada, tetap faktor lifestyle alias gaya hidup yang dijalani sangat menentukan kulit kita. Seperti pola hidup sehari-hari, apakah cukup baik atau tidak, lalu juga olahraga serta kebiasaan merokok dan tidak merokok juga sangat mempengaruhi,” pungkas Dr Nanang Masrani dari Gloskin Aesthetic Clinic sewaktu dijumpai Okezone di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.
(Renny Sundayani)