Usung Tema Cinta Tanah Kelahiran, Tabanan Gelar Pesta Kesenian ke-38

Renny Sundayani, Jurnalis
Minggu 05 Juni 2016 07:28 WIB
Tabanan gelar pesta kesenian (Foto: Ist)
Share :

BALI yang terkenal akan kekentalan adat istiadatnya telah membuat para pengunjung Bali selalu jatuh cinta dan berhasil menjadikan Bali sebagai obyek wisata International.

Kabupaten Tabanan Provinsi Bali memiliki cara khusus demi melestarikan budayanya. Dengan menggelar Pesta Kesenian Budaya Kabupaten Tabanan yang memasuki kali ke 38, dengan mengusung tema “ Karang Awak” yang artinya yaitu Cinta Tanah Kelahiran menjadikan Tabanan menjadi salah satu kabupaten di bali yang terus bertahan.

“Karang awak yang berati mencintai Tanah Air kita, perlu dimaknai lebih dalam tidak hanya simbolis kita harus mencintai dimana kita lahir, kita tumbuh, dan kita menjadi seseorang, hingga kita melanjutkan hidup, kita harus mencintai dan menjaganya” jelas Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti pada pidatonya dalam membuka acara pesta kesenian budaya tersebut di Gedung Kesenian I Ketut Mario, Tabanan, Sabtu malam (4/6/2016)

Eka mengungkapkan, kegiatan yang merupakan agenda tahunan Kabupaten Tabanan ini juga sebagai persiapan program kesenian tingkat Provinsi ini, dapat menjadi landasan agar masyarakat Tabanan selalu mencintai budayanya

“Kita harus bangga pada kekayaan budaya kita tidak ada habis- habisnya, kita harus terus menggalinya dan agar tidak terkubur oleh zaman” tukasnya. “ Karena dengan kita melestarikan budaya kita, dapat memajukan kabupaten kita” jelasnya melanjutkan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Wayan Adnyana yang juga ketua panitia acara menjelaskan tujuan dari acara ini, “ Acara Pesta Seni Budaya ke 38 ini merupakan ajang pemanasan sebelum kita tampil di tingkat Provinsi yang akan digelar pada tanggal 11 Juni mendatang” jelasnya. “ Tentunya pada kesempatan ini pula sebagai cara kami melestarikan dan menggali potensi budaya Kab. Tabanan agar dapat terus dinikmati oleh anak dan cucu kita dimasa yang akan datang” ujar Wayan.

Wayan menambahkan bahwa acara pesta kesenian dan budaya ini juga membuka kesempatan bagi sanggar – sanggar yang ada di Kab. Tabanan dapat menunjukan aksinya, “ ada lebih dari 200 sanggar yang memiliki potensi luar biasa di Tabanan, sehingga acara ini menjadi kesempatan bagi sanggar – sanggar bergiliran memperlihatkan potensinya” ujar Wayan.

Dukungan dan apresiasi turut diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Ketut Suryadi. Dirinya mengaku sangat mendukung setiap acara yang bertujuan untuk melestarikan budaya Bali, khususnya Tabanan.

“Saya sangat mengapresiasi, ini adalah kegiatan yang sangat positif. “Saya berfikir karena selama ini anak-anak enggan berkesenian, jujur saja saya gelisah, untuk itu, Saya selalu dukung Ibu Bupati untuk memajukan seni dan budaya, makannya disinilah kita munculkan untuk pembangunan” lanjut Suryadi.

“Saya selaku ketua DPRD akan mendukung sepenuhnya dan akan melakukan evaluasi demi acara ini berjalan semakin baik tiap tahunnya “ Janji Suryadi.  Langkah kongkrit yang akan saya lakukan salah satunya ialah, bicara di anggaran APDBP untuk kita tabah anggaran lagi untuk pelaksaan acara ini, dan akan selalu bersinergi dengan Bupati” ujar Suryadi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya