Tetapi sayangnya, untuk mendapatkan oleh-oleh di Labuan Bajo, tidak banyak toko suvenir yang bisa menjadi pilihan. Hal ini pun ditanggapi oleh Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Eden Kalakik.
"Kami memang sedang berusaha membangun beberapa titik lokasi penjualan suvenir supaya wisatawan tidak kesulitan mendapatkan suvenir," tutur Eden kepada Okezone di Labuan Bajo, NTT baru ini.
Tetapi Eden belum memastikan kapan area penjualan suvenir bisa didirikan di Labuan Bajo. Eden menambahkan, oleh-oleh yang menjadi favorit wisatawan saat mengunjungi Labuan Bajo adalah kain tenun dan pahatan komodo.
"Kain tenun dan pahatan komodo paling banyak dicari. Karena keduanya adalah ciri khas dari Flores," tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)