BERAPA banyak dari kita yang memiliki kebiasaan tidur dengan pakaian lengkap daripada telanjang? Menurut pakar kesehatan, kebiasaan tidur tanpa pakaian lebih banyak manfaatnya bagi tubuh agar dapat lebih bernapas bebas dan menghindari infeksi.
Salah satu pengamatan mereka adalah bakteri yang mungkin terakumulasi saat tubuh berkeringat dengan kondisi tertutup pakaian. Alyssa Dweck, seorang pakar ginekologi dari New York mengatakan bahwa area tertentu pada tubuh butuh bernapas agar tidak terlalu berkeringat.
“Mengenakan pakaian dengan bahan tertentu saat tidur membuat suhu tubuh meningkat dan memicu keringat. Ini kemudian akan meningkatkan pertumbuhan bakteri juga. Saya sendiri sering mengajurkan pasien saya untuk tidur tanpa pakaian dalam," kata dr Dweck, dikutip dari Dailymail, Rabu (20/4/2016).
Tak hanya memicu pertumbuhan bakteri, risiko radang dan infeksi kulit juga dapat meningkat di bagian yang tergesek dengan pakaian yang dipakai saat tidur. Kebiasaan tidur mengenakan pakaian dalam pada laki-laki juga telah dikaitkan dengan penurunan produksi sperma yang berdampak pada infertilitas.
"Area di 'bawah' membutuhkan temperatur yang tepat untuk bisa mengoptimalkan produksi sperma," tambah dr Brian Steixner, direktur Institute for Men's Health at Jersey Urology Group di Amerika Serikat.
Namun, jika menanggalkan pakaian dalam saat tidur sulit dilakukan, memilih pakaian dalam dari katun yang longgar bisa menjadi pilihan terbaik.
(Helmi Ade Saputra)