Sejumlah kuliner khas Banyuwangi juga cukup mudah ditemui. Seperti tahu petis, rujak soto, hingga nasi tempong. Perlu diketahui, kebanyakan dari penjaja kuliner tersebut berasal PKL di sekitar area taman, namun lebih ditertibkan. "Dulu PKL berserakan di sekitar. Tapi yang namanya wisata memang harus tertib," pungkasnya.
Begitu pun soal kebersihan dan kenyamanan yang jadi konsentrasi utama destinasi wisata kuliner. Meski banyak warga memadati area taman kota, tapi jarang ditemui sampah berserakan.
Lahan area parkir di sisi Taman Blambangan juga cukup tertib. Pengunjung yang datang bisa bersantap dengan nyaman, sembari menikmati suasana malam di kota Banyuwangi.
(Hessy Trishandiani)