Makan Junk Food Risiko Tinggi Diabetes

Helmi Ade Saputra, Jurnalis
Senin 14 Maret 2016 11:00 WIB
Makan junk food sebabkan diabetes (Foto: Shutterstock)
Share :

MENINGGALNYA peserta lomba makan ayam KFC berhadian miliaran masih menjadi pembicaraan hangat. Satu hal yang perlu diketahui, tersendak atau tidak, ternyata makanan jenis junk food ini memang berbahaya.

Makanan junk food sebenarnya memang dikenal tidak sehat, karena miskin kandungan gizi. Selain itu, dampak panjang dari sering makan makanan junk food juga bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.

Berikut bahaya jangka panjang junk food bagi kesehatan seperti dikutip Thehealthsite, Senin (14/3/2016).

Menyebabkan diabetes tipe 2

Salah satu faktor utama seseorang terkena diabetes adalah diet tak sehat dan makanan cepat saji. Ketika Anda makan makanan sehat, tubuh akan mendapat pasokan glukosa yang membantu menjaga sensitivitas insulin. Di sisi lain, ketika Anda hanya makan junk food, stres berlebihan pada metabolisme mempengaruhi kemampuan tubuh menggunakan insulin dengan benar.

Sejak awal, junk food tidak memiliki kandungan serat, konsumsi langsung menghasilkan lonjakan kadar gula. Selanjutnya, konsumsi junk food menyebabkan obesitas, di mana salah satu alasan utama untuk resistensi insulin dan pengembangan diabetes.

Menyebabkan fluktuasi kadar gula darah

Junk food adalah makanan tinggi yang menyebabkan stres pada metabolisme. Hal ini menyebabkan pankreas mengeluarkan lebih banyak insulin untuk mencegah lonjakan drastis kadar gula darah. Karena junk food kurang karbohidrat dan protein, maka kadar gula darah juga bisa turun drastis secara tiba-tiba. Hal ini juga membuat Anda merasa mudah marah dan ingin lebih banyak makan junk food.

Memicu masalah pencernaan

Seseorang yang kecanduan lemak junk food berisiko menderita masalah pencernaan, seperti penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dan sindrom iristasi usus (IBS). Hal ini karena junk food digoreng dan minyak yang digunakan akan mengendap di dinding lapisan lambung, sehingga meningkatkan produksi asam. Selain itu, kurangnya serat di dalam junk food akan menghambat pencernaan, sehingga meningkatkan masalah sembelit dan wasir.

Menyebabkan kelelahan dan kelemahan

Junk food tidak memiliki sebagian besar nutrisi penting, seperti protein dan vitamin yang diperlukan untuk memelihara kesehatan secara keseluruhan. Meskipun makanan ini memberikan rasa kenyang dan puas, tapi tidak menyediakan energi instan, bahkan membuat Anda merasa lelah dan lesu.

Karena itu, jika sudah kecanduan makan makanan junk food, maka bisa menderita kelelahan kronis. Selain itu, junk food dapat menurunkan tingkat energi, sehingga Anda sulit melakukan aktivitas sehari-hari.

Penyebab depresi di kalangan remaja

Banyak perubahan hormonal terjadi pada remaja yang membuat mereka rentan terhadap perubahan mood dan perilaku. Untuk menjaga keseimbangan hormonal, diet sehat sangat memainkan peran penting.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya