Pasien pengapuran tulang dapat melakukan treatment suntikan oleh sang dokter. Apa saja jenisnya?
Orthopedic Surgeon dari Mount Elizabeth Hospital Singapore dr Jeffrey Chew mengatakan, ada tiga macam suntikan yang sering digunakan oleh pasien pengapuran tulang. Antara lain yaitu mengandung steroid, suntikan gel dan suntikan stem cell. Lebih lanjut, berikut adalah penjelasan selengkapnya.
Suntikan steroid
"Suntikan yang mengandung steroid tidak sama dengan minum obat steroid. Suntikan ini lebih aman, tapi tidak bisa diberi berulang dan biasanya dua sampai tiga kali seumur hidup," ujarnya saat bincang santai membahas Bedah Lutut dengan Robotik, di Penang Bistro Pakubuwono, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2016).
Suntikan gel
dr Chew menambahkan, suntikan sunfish yang mengandung gel, kemudian disuntikkan pada tulang dapat menjadi pilihan pasien dalam mengatasi pengapuran tulang.
Fungsinya yaitu sebagai pelumas penghilang rasa sakit yang dapat bertahan delapan bulan hingga satu tahun. Sampai suatu hari kalau suntikan ini tidak berfungsi, bisa dilakukan dengan cara lain.
"Ada beberapa macam suntikan gel, namun yang paling bagus adalah sunfish yang dibuat dari ayam. Sayangnya, pada sebagian orang bisa saja mengalami alergi," imbuh dia.
Suntikan stem cell
Terapi stem cell sudah tren digunakan di negara tetangga, seperti Singapura. Khasiatnya dapat menggantikan operasi dan proses penyembuhannya lebih efektif.
"Suntikan stem cell dilakukan dengan cara pengambilan sel manusia, lalu disuntik lagi ke bagian tulang lutut yang sakit. Tapi ini boleh dilakukan pada pasien tertentu saja," kata dr Chew.
Setelah melakukan treatment, pasien pengapuran tulang juga harus minum obat untuk mengurangi rasa sakit dan fisioterapi khusus untuk melemaskan tubuh.
(Helmi Ade Saputra)