Untuk Suami, Tips Menghadapi Istri Hamil yang Uring-uringan

, Jurnalis
Senin 07 Desember 2015 16:47 WIB
Jangan bingung menghadapi istri hamil yang mendadak emosi (Ilustrasi: Shutterstock)
Share :

"SAAT kami hamil, kalian—para suami—seharusnya membuat masa sembilan bulan ini semakin menyenangkan."

Itulah kira-kira yang ingin disampaikan para ibu hamil kepada suaminya.

Istri mana yang tak ingin mendapat perhatian penuh dari suaminya, terutama di saat kehamilan berlangsung. Idealnya, seperti di film-film. Suami pulang kerja sore, istri dibawakan makanan, dipeluk, dimanja-manja, lalu pada akhir pekan, diajak berekreasi santai atau berbelanja. Pasti masa kehamilan akan lebih menyenangkan.

Tapi sayangnya, memang pria dan wanita itu serba berbeda, tak setiap waktu pasangan bisa mengerti satu sama lain, apalagi bila tidak diimbangi dengan cara berkomunikasi yang tepat.

Tambahan lagi, akibat perubahan hormon saat hamil, terkadang membuat ibu hamil juga tak mengerti, apa yang sedang terjadi pada diri sendiri.

Seperti yang dialami wanita bernama Monik, yang saat hamil satu hari merasa sedih sekali, dan bereaksi berlebihan pada perkataan seseorang dan marah sejadi-jadinya pada suami.

Masalah seperti di atas akan tambah parah kalau suami justru ikutan sewot karena kemarahan istrinya tersebut. Nah, untuk mengatasinya, berikut tips untuk para suami (yang disampaikan ibu-ibu hamil):

Tenangkan Kami

Ini berlaku pada kondisi penuh kesedihan atau kemarahan. Cukup peluk dan usap-usap kepala kami dengan perhatian, tunggu hingga tangis atau kemarahan kami mereda baru menanyakan kondisi kami dan bayi dalam perut.

Meminta Maaf

Mungkin Anda tidak bersalah atau tak tahu kesalahan Anda. Tapi agar semua badai cepat berlalu, tak ada salahnya, kan, mengucapkan kata maaf?

Mendengarkan

Kami tidak mengharapkan Anda benar-benar mengerti apa yang kami alami. Tapi setidaknya Anda bisa mencoba mendengarkan keluh kesah kami. Setelah bercerita, kami biasanya akan merasa lega dan berpikir lebih jernih.

Bercanda

Setelah reda semua kehebohan ini, coba bercerita lucu untuk mengubah mood kami menjadi lebih ceria. Boleh, keluarkan stok beberapa cerita lucu.

Mengingatkan

Tentunya, lagi-lagi setelah reda kesedihan atau kemarahan kami. Ingatkan bahwa energi negatif tidak akan berdampak baik bagi kejiwaan kami dan sang bayi. Karena tentunya bayi di dalam perut juga bisa merasakan atau mendengar suara tangisan atau teriakan histeris.

Makanan Favorit

Istri akan sangat senang jika suami pulang kerja sambil membawa bingkisan makanan. Bisa martabak manis, tempe mendoan atau beberapa botol cold pressed juice.

Memberi Ruang

Kadang, saking tak masuk akalnya kemarahan kami, yang diperlukan mungkin sedikit ruang untuk diri sendiri. Biarkan kami bertemu dengan sahabat-sahabat lama atau ke spa seharian, agar mood menjadi lebih baik.

Refreshing

Mungkin selama ini kami terlalu sibuk memikirkan rencana atau berusaha sebaik mungkin menjalani kehamilan, sehingga lupa untuk menikmati apa yang ada di hadapan mata. Di sini Anda bisa menjadi ‘penyelamat’ agar kami tetap menjadi diri sendiri, dan berlibur menjadi bonusnya!

(Retno Wulandari)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya