TUGAS Kementerian Pariwisata untuk menuntaskan target 10 juta wisatawan mancanegara tahun ini kurang dari satu bulan lagi. Apa saja program yang telah dilakukan oleh Kemenpar?
Kemenpar memiliki target mendatangkan 10 juta wisman dan 255 juta wisatawan Nusantara tahun ini. Promosi dan beberapa kebijakan pun dibuat demi mengejar target tersebut.
Keseriusan pemerintah dalam mendatangkan wisman mulai terlihat ketika akhirnya ada 45 negara yang mendapatkan bebas visa kunjungan ke Indonesia pada Juli 2015. Lalu tiga bulan selanjutnya, tepatnya pada Oktober, Indonesia menambah daftar 47 negara yang diberikan bebas visa kunjungan. Sehingga total negara yang bisa masuk secara gratis ke Indonesia adalah 92 negara.
Selain bebas visa, Kemenpar juga membantu daerah-daerah yang memiliki potensi pariwisata besar dengan mendukung dari segi anggaran hingga promosi. Dukungan itu diberikan pada festival-festival yang berpotensi menarik wisman.
“Untuk meningkatkan event di seluruh Indonesia, bagaimana membangun suatu destinasi di daerah sejak 2015. Tahun 2016, kami yakin akan ada peningkatan,” jelas asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya kepada Okezone di Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Sementara itu, promosi branding “Wonderful Indonesia” pun tak kalah gencarnya digalakkan. Bahkan, awal November lalu, Arief Yahya berkunjung ke London dalam rangka menghadiri World Travel Market (WTM). Pada kesempatan itu, branding “Wonderful Indonesia” pun dipasang pada sejumlah taksi di Ibu Kota Inggris itu.
Dalam taksi tersebut juga dipasang beberapa destinasi favorit di Indonesia, seperti Raja Ampat dan Candi Borobudur.
“Tahun 2015 ini, banyak sekali peningkatan destinasi unggulan yang kita promosikan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Ini salah satu target kita untuk mencapai 255 juta wisnu dan 10 juta wisman,” tutup Raseno.