Nepostisme atau sistem menggunakan orang dalam untuk masuk ke perusahaan tertentu pada akhirnya hanya menyesatkan kedua belah pihak. Tapi lewat media sosial terlihat perekrutan berlangsung adil dan terbuka. Asal-usul orang yang direkrut jelas di media sosial dan tidak berdasarkan pilihan pemegang kuasa di suatu perusahaan.
Terlihat seberapa luas jaringan
Dunia kerja membutuhkan orang-orang yang memiliki jaringan luas. Hal itu merupakan investasi tersendiri yang menjadi nilai tambah. Hubungan Anda dengan orang-orang penting atau yang ahli di bidangnya dapat dilihat di media sosial. Ini menjadi pertimbangan kuat oleh perusahaan. Untuk itu tampilkan yang terbaik tentang diri Anda di setiap halaman media sosial. Demikian dilansir Forbes, Senin (30/11/2015).
(Renny Sundayani)