SIAPA bilang wanita hamil kesulitan untuk deteksi dini kanker payudara. Bumil boleh melakukan serangkaian tes untuk mengecek sel kanker di area payudaranya yang sensitif.
Berikut ini enam langkah yang dapat memudahkan wanita hamil mendeteksi dini kanker payudara, yang dikutip Boldsky, Rabu (25/11/2015)
Raba payudara sendiri
Bagi wanita yang hamil atau tidak, meraba payudara sendiri (sadari) menjadi cara sederhana untuk deteksi dini kanker payudara. Hasilnya memang tak begitu akurat, tapi setidaknya cara ini dapat mendeteksi benjolan dan pembengkakan di sekitar payudara.
Mamografi
Meskipun menggunakan radiasi sinar X, deteksi dini kanker payudara dengan mamografi merupakan langkah yang akurat. Tekniknya payudara Anda dijepit oleh sebuah alat untuk dicek kesehatannya. Juga, karena mamografi wajib dilakukan setiap satu tahun, meski hamil Anda masih boleh deteksi dengan cara ini.
Ultrasonografi (USG)
USG dilakukan sehingga untuk membedakan antara kistik dan jaringan payudara padat. Namun, biopsi adalah sangat penting jika ada tumor ganas yang terdeteksi. USG juga merupakan langkah deteksi dini yang benar-benar aman untuk janin, karena tidak membawa risiko paparan radiasi.
Biopsi payudara
Dalam kasus biopsi payudara, sebagian kecil dari jaringan yang terkena atau cairan yang dikumpulkan dari tubuh dan diperiksa di bawah mikroskop. Kemudian evaluasi dilakukan untuk mengonfirmasi keberadaan kanker payudara. Ini adalah salah satu metode yang paling akurat mendiagnosis kanker payudara pada pasien yang hamil.
MRI payudara
Magnetic resonance imaging (MRI) payudara digunakan untuk mendeteksi kanker payudara selama kehamilan dengan magnet bantuan dan gelombang radio. Proses ini memberikan gambar cross sectional jelas dan rinci dari organ dan jaringan nya. Adapun hasilnya dapat membantu dokter untuk menyimpulkan apakah sel-sel kanker di payudara Anda muncul atau tidak.
Patologi
Sebuah laporan patologi rinci dapat membantu penilaian kondisi payudara wanita selama hamil. Apabila terjadi ketidakseimbangan dalam hormon, kondisi tubuh lainnya dapat membantu mendeteksi kemungkinan kanker payudara pada pasien.
(Renny Sundayani)