PULAU Natuna Indonesia diklaim Tiongkok, hal ini membuat Indonesia dan Tiongkok memanas. Bahkan, Kementerian Pariwisata angkat bicara.
Raseno Arya selaku Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara mengatakan bila Kementerian Pariwisata akan berjuang untuk mempertahankan keberadaan pulau Natuna.
"Pulau Natuna milik Indonesia 100 persen, bahkan kami tidak akan membiarkan Pulau di Indonesia berpindah ke negara lain, cukup persoalan Sipadan Ligitan saja," jelasnya kepada Okezone di Jakarta, baru-baru ini.
Menurutnya, Indonesia sangat kaya akan keindahan alam dan budaya maka hal ini bisa membuat negara lain iri terhadap Tanah Air Indonesia.
"Anda lihat saja, negara mana yang kaya atas alam dan budaya selain Indonesia? mereka (negara lain-red) tentu ingin seperti Indonesia," paparnya lagi.
Raseno Arya menambahkan bila suatu destinasi di Indonesia ingin direbut oleh negara lain tentu karena destinasi tersebut memiliki aset besar di dalamnya.
"Pulau Natuna itu punya kekuatan di salah satu sumber minyak bumi terbesar yang ada di Indonesia, tentu memancing negara lain ingin memilikinya," tutupnya.
(Johan Sompotan)