NINJA Warrior (Sasuke) adalah sebuah acara kompetisi sports-entertainment yang berasal dari Jepang. Program yang sudah diadopsi oleh 18 negara ini, juga bakal tayang di RCTI Desember mendatang.
Ajang kompetisi ini mengadu ketangkasan, ketahanan fisik dari masing-masing peserta yang akan diuji melewati berbagai macam rintangan. Tantangan yang ada dalam acara TV Ninja Warrior, atau Sasuke dalam versi Jepangnya, sangat beragam, dari papan terbang sampai dinding panjat curam. Keahlian berlari dan melompat melalui rintangan tampak seperti yang biasa dihadapi pelaku parkour. Tapi apakah benar itu mudah bagi mereka?
Teige Matthews-Palmer, salah satu finalis Ninja Warrior UK tahun ini, yang telah mempraktekkan olahraga ekstrim parkour menyampaikan bagaimana tantangan Ninja Warrior baginya, kepada MenshealthUK, yang dikutip pada Selasa (10/11/2015).
“Latihan kekuatan untuk tantangan di Ninja Warrior benar-benar mirip dengan parkour sebenarnya. Karena dengan kekuatan kita akan percaya diri dan mampu menghindari cedera berlebihan. Dalam parkour Anda tidak bisa melompat lebih jauh kecuali Anda punya kaki kuat dan ini perlu latihan,” ungkapnya.
Ia mengakui bahwa beberapa peserta Ninja Warrior sangat atletis dan hebat tanpa harus melakukan parkour, tapi dengan modal seperti yang dimilikinya sangat membantu. Seperti yang diketahui, pelaku parkour sangat suka melewati berbagai rintangan yang aneh seperti yang dimiliki Ninja Warrior.
“Tapi hanya melakukan parkour saja tidak cukup untuk sampai ke puncak. Anda perlu melakukan latihan dan olahraga yang sulit lainnya untuk mendapatkan kemampuan dan keahlian menghadapi tantangan yang lain,” imbuhnya.
Salah satu keahlian yang dibutuhkan dalam seni oalahraga asal Perancis tersebut dan Ninja Warrior adalah memanjat. Melatih pegangan dan mengangkat berat badan dengan mendaki, menurut Matthews-Palmer penting untuk dilatih.
Saksikan juga Sasuke Ninja Warrior Indonesia, yang bakal tayang pada Desember mendatang. Jangan sampai ketinggalan yah guys!.
(Renny Sundayani)