Lokasi tewasnya Brigadir Jenderal AWS Mallaby tersebut kini dijadikan Taman Jayengprono. Taman yang kini berlokasi di depan Jembatan Merah Plaza ini menjadi salah satu daya tarik turis.
Sementara itu, Jembatan Merah sempat mengalami perubahan fisik pada sekira tahun 1890-an. Pagar pembatas Jembatan Merah yang awalnya kayu diubah menjadi besi.
Kini pemandangan Jembatan Merah hampir sama dengan jembatan lainnya, perbedaannya hanyalah pada warna.
Meski begitu, turis masih bisa berkeliling di sekitar Jembatan Merah. Karena, banyak tempat-tempat menarik yang juga tidak kalah nilai sejarahnya.
Misalnya, berada di Jembatan Merah ini kita bisa melihat pemandangan bangunan gedung-gedung kuno yang legendaris, seperti Gedung Internatio, Gedung Cerutu dan Gedung Singa di sebelah barat. Sedangkan, di sebelah timur Jembatan Merah turis dapat melihat gerbang kawasan niaga Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun.
(Johan Sompotan)