Mau Dagangan Laris Manis? Begini 'Penglaris' yang Manjur

Devi Setya Lestari, Jurnalis
Minggu 08 November 2015 00:09 WIB
Makanan di warteg (Foto:Resepmakanan)
Share :

MENGIKUTI perkembangan zaman, ritual mistis semakin ditinggalkan karena orang lebih memilih untuk berpikir modern. Ingin usaha kuliner ramai disambangi pembeli, tak melulu caranya bisa instan dan praktis. Sederet usaha harus dikerahkan untuk menarik minat pembeli.

Penglaris, istilah yang sering dijadikan untuk menyebut ‘jimat’ yang dipercaya bisa mendatangkan untung berlimpah dengan cara praktis dan singkat. Namun hal demikian menjadi kontra bagi Chef Lucky Andreono yang mengatakan ketidakpercayaannya pada hal klenik seperti penglaris.

“Coba ditelisik lagi jangan nantinya kita malah nuduh. Lihat tukang bakso laris dibilang pakai penglaris, lihat pecel ayam ramai dibilang ada yang ‘bantuin’. Kali saja orang beli memang karena enak,” kata Chef Lucky, juara MasterChef Indonesia (MCI) Season 1 (2011) ini kepada Okezone melalui pesan singkat.

Chef Lucky juga menambahkan kalau bisnis mau ramai sebaiknya meningkatkan kualitas baik dari segi makanan ataupun pelayanan. “Mau ramai ya pakai bumbu yang banyak biar makanan enak, pelayanan yang bagus dan tempat yang nyaman. Kalau pembeli menilai enak ya enggak usah pakai penglaris juga pasti laris manis,” tambah Chef Lucky.

Penglaris pada usaha kuliner memang tak kasat mata sehingga orang tak bisa membedakan, tapi bukankah mencari rejeki dengan cara yang baik akan mendatangkan keuntungan yang berlipat.

Enggak kelihatan ada setannya atau enggak tapi kan ngapain juga usaha enggak ada berkahnya. Kita punya usaha sebaiknya jangan hanya cari untung saja,” beber Chef Lucky menutup perbincangan.

(Santi Andriani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya