TREN penggunaan masker di ruang publik semakin disukai banyak orang. Selain untuk mencegah polusi yang mudah dihirup, manfaatnya juga dapat mencegah penularan virus flu dari orang lain.
Apalagi selama influenza, kita diwajibkan untuk memakai masker. Langkah ini diyakini dapat mencegah penularan penyakit akibat virus kepada orang-orang di sekitarnya. Benarkah demikian?
Dikatakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Divisi Alergi Imunologi Klinik dr Sukamto Koesnoe SpPD K-AI, penggunaan masker yang tepat selama flu yaitu sejak masa inkubasi. Ini juga berlaku bagi si penderita flu ataupun orang-orang sehat yang ingin melakukan pencegahan.
"Jadi baiknya pakai masker saat virus ada di tubuh. Karena kita tak tahu orang lain kena flu. Dikhawatirkan paginya tubuh kita segar, tiba-tiba malam demam," ucap dr Kamto saat ditemui di Hotel Ibis Cawang, Jalan MT. Haryono No 9, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2015).
Saat virus influenza menyerang, dokter dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo menyarankan, tak perlu kita menggunakan masker jenis N95. Anda cukup menggunakan surgical masker yang umum dijual di pasaran.
"Meskipun sudah pakai masker, hal penting yang harus diingat adalah menerapkan tata cara batuk yang tepat," terangnya.
Saat Anda batuk, jangan lupa tutup mulut pakai kedua tangan. Setelah itu, cepat-cepat cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Langkah ini dapat meminimalisir penyebaran virus kepada orang lain lewat tangan kita.
(Renny Sundayani)