Lezatnya Olahan Daging Kambing Penambah Stamina

, Jurnalis
Kamis 29 Oktober 2015 14:42 WIB
Tengkleng (Foto: Sinar Harapan)
Share :

TUBUH terasa lemas dan tak bersemangat memang sangat tidak menyenangkan. Berpikir untuk menyantap makanan supaya semangat kembali meningkat? Olahan daging kambing berempah bisa Anda jadikan pilihan, misalnya tongseng ataupun tengkleng. Siapa tahu dua olahan daging beraroma khas dan berprotein tinggi ini bisa meng-upgrade semangat Anda kembali.

Tongseng

Nama sajian yang satu ini boleh dikatakan masih menjadi misteri. Terdengar seperti kuliner Tiongkok, tapi tongseng memiliki bumbu yang Indonesia sekali. Ada yang mengatakan bahwa dulunya daging kambing yang dicampur bersama bumbu-bumbu dimasak di atas tong yang terbuat dari seng. Tentang kebenarannya? Entahlah, tidak ada yang tahu pasti mengenai asal-usul namanya.

Masakan yang satu ini sebenarnya mirip-mirip gulai, tetapi karena berasal dari Jawa Tengah, alhasil gulainya pun memiliki cita rasa yang lebih manis karena ada tambahan kecap manis dan gula. Disajikan bersama irisan tomat, kol, dan cabai rawit, tongseng sangat nikmat disantap dengan nasi hangat dan juga sate!

Bahan-bahan seperti jahe, ketumbar, kunyit, kemiri, daun salam, lengkuas, bawang merah, bawang putih, serai, dan daging kambing ibarat khasiat rempah bertemu dengan energi yang dihasilkan oleh protein daging kambing. Niscaya, semangat Anda pun akan kembali muncul setelah menyantapnya. Selain harganya yang tak akan membuat kantong Anda bolong, tongseng sangat mudah Anda dapatkan, tinggal mampir ke warung sate terdekat dan duduk untuk menanti semangkuk tongseng hadir ke meja Anda.

Tengkleng

Sama halnya dengan tongseng, tengkleng berasal dari Solo, Jawa Tengah. Walaupun sama-sama dari Solo, kuah tengkleng lebih ringan ketimbang tongseng karena tidak menggunakan santan pada pengolahannya. Jangan mengharapkan mangkuk Anda diisi penuh oleh potongan daging kambing karena tengkleng hanya meyajikan tulang kambing bersumsum yang rasanya sangat lezat! Namun, tak perlu langsung kecewa, tulang tengkleng yang dipilih adalah tulang yang masih ada dagingnya, meskipun tidak banyak. Itu karena seni makan tengkleng terletak pada cara menggerogoti sisa daging yang terdapat pada tulang sambil menyedot sumsum di dalam tulangnya. Makan Anda pun menjadi lebih seru!

Ada cerita di balik sajian tulang yang satu ini. Dulu, penjajah sering mengadakan pesta yang sajian utamanya adalah daging sapi dan kambing, tetapi tulang-tulangnya tidak ikut diolah dan dibuang begitu saja. Karena sayang, orang kita pun mengolahnya menjadi sajian nikmat yang sekarang kita kenal dengan tengkleng ini. Sebutan “tengkleng” diambil dari suara tulang yang berisik ketika menyenggol mangkuk. Berawal dari bahan yang terbuang, tak disangka tulang kambing pun punya rasa yang sama enaknya dengan daging. Soal harga, tengkleng sama-sama murah seperti tongseng.

Berniat mencoba dua sajian kambing di atas untuk meng-upgrade stamina dan semangat Anda?

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya