“Konsepnya memang seperti street food atau juga bisa dibilang seperti food truck. Tamu tinggal beli, pesan, bayar, pergi. Tapi kami juga menyediakan tempat untuk mereka yang sengja datang ingin makan sambil duduk dan berlama-lama di sini,” jelasnya kepada Okezone di Jakarta, baru-baru ini.
Untuk ruangannya dibuat sedingin mungkin dan tempat duduk yang cozy. Dengan begitu, mereka yang ingin mencicipi hot dog sambil ngobrol pun tetap merasa nyaman. Hanya saja, tamu yang datang bisa melayani sendiri.
"Hidangan hot dog sebenarnya bisa dikatakan menu berat tapi bisa saja bagi sebagian orang jadi makanan ringan. Namun melihat porsi hidangan satu hot dog saja sudah sangat besar, rasanya bisa dinilai jadi makanan berat," bebernya.
Lalu, bagaimana dengan hotdog-nya? Pitarto Lauda mengaku roti dibuat dengan homemade, begitu juga sosis yang mempunyai rasa berbeda dengan tempat lain karena spesial dipesan secara custom. Kesegaran saus tomat atau sambalnya juga dibuatnya sendiri.
"Kami ingin pengunjung merasakan sentuhan rasa yang berbeda, apalagi setiap gigitan roti dan sosisnya lebih terasa. Khususnya di bagian daging pada sosisnya," paparnya.