Perhatikan Peringatan Ini saat Liburan di Pantai

Helmi Ade Saputra, Jurnalis
Senin 24 Agustus 2015 15:23 WIB
Perhatikan peringatan keselamatan sebelum berenang di pantai (Foto:Bizzbest)
Share :

PANTAI adalah tempat menyenangkan untuk berlibur. Namun, kita tetap wajib memerhatikan simbol peringatan untuk keselamatan.
 
Sangat penting bagi setiap orang untuk memahami bahwa angin menghasilkan gelombang. Artinya, semakin tinggi angin, maka semakin kuat gelombang. Selain itu, ketika ombak mulai naik, maka pertanda akan ada arus kuat dan sering bergelombang.
 
Kondisi tersebut jelas berbahaya bagi anak-anak kecil atau orang dewasa yang tidak pandai berenang. Oleh karena itu, sebelum menceburkan diri ke laut, perhatikan terlebih dahulu simbol peringatan di pantai.
 
Biasanya, simbol peringatan keselamatan ditandai dengan bendera. Setiap warna bendera mempunyai pesan untuk keselamatan pelancong, berikut seperti dikutip Travelinsurancereview, Senin (24/8/2015).
 
Bendera merah ganda
 
Bendera merah ganda merupakan peringatan paling berbahaya. Bahkan, pelancong dilarang mendekati air karena kondisinya terlalu berbahaya.
 
Bendera merah
 
Bendera merah menandakan kondisi yang berbahaya. Simbol ini mengharuskan pengunjung harus tinggal sangat dekat di bibir pantai dan siap meninggalkan area dengan cepat bila kondisi telah berbahaya.
 
Bendera kuning
 
Bendera kuning menandakan kondisi yang cukup berbahaya. Tetapi, perenang yang handal masih dapat menjelajah laut sedikit jauh.
 
Bendera hijau
 
Bendera hijau menandakan kondisi laut suatu pantai sangat aman. Bahkan, perenang untuk semua tingkat keahlian bisa berenang di pantai berbendera hijau.
 
Tetapi, sayangnya tidak semua pantai mempunyai simbol peringatan berupa bendera. Selain itu, di pantai setiap negara simbol bendera juga bisa berbeda maknanya. Oleh karena itu, kita harus tetap meminta penjelasan dari penjaga pantai lokal mengenai kondisi laut untuk keselamatan.

(Yogi Cerdito)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya