Moch Suchrawadhi kepada Okezone di stan Lembaga Kebudayaan Betawi Jakarta Fair Kemayoran 2015, baru-baru ini.
Padahal, menurut pria yang biasa disapa Ardhi ini, kebudayaan dan kesenian Betawi sangat banyak jika benar-benar semuanya dilestarikan.
“Indah banget kesenian kita kalau benar-benar orang Betawi ingin melestarikan,” tambahnya.
Jika semua kesenian dan kebudayaan Betawi benar-benar dilestarikan, bisa menjadi salah satu daya tarik bagi turis yang berkunjung ke Jakarta. Sayangnya, menurut Ardhi, kini justru semakin banyak orang tidak mengenal kesenian dan kebudayaan Betawi.
“Gambang Kromong saja sudah banyak orang-orang yang tidak tahu. Bahkan, sudah semakin banyak orang-orang yang tidak tahu apa itu tanjidor,” tutupnya.
(Yogi Cerdito)