Sementara itu, menurut catatan tinta sejarah, Pelabuhan Sunda Kelapa awalnya dibangun dengan kanal sepanjang 810 meter. Pada tahun 1817, pemerintah Belanda melebarkannya menjadi 1.825 meter.
Sementara saat ini, Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki luas daratan 760 hektare, serta luar perairan kolam 16.470 hektare. Pelabuhan ini pun sudah beberapa kali berganti nama. Namun, nama Sunda Kelapa kembali digunakan sebagai nama resmi pelabuhan bersejarah ini.
Kini, karena nilai sejarahnya yang sangat tinggi dan dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah, Pelabuhan Sunda Kelapa dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata bahari dan sejarah di Jakarta. Demikian dikutip dari Indonesia.travel, Minggu (21/6/2015).
(Renny Sundayani)