MENGUKUR tekanan darah secara teratur penting bagi mereka yang memiliki risiko hipertensi. Mengukur tekanan darah bisa dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki gaya hidup yang memicu hipertensi, seperti kebiasaan diet tinggi garam hingga stres tak terkontrol.
Tekanan darah yang naik turun secara drastis melewati batas tekanan darah normal 120/80 adalah indikasi hipertensi yang perlu dikhawatirkan, kata Dr dr Yuda Turana SpS, selaku Wakil Ketua 1 Indonesian Society of Hypertension (InaSH). Mengetahui tekanan darah tidak hanya dengan dokter, tapi juga bisa dilakukan sendiri di rumah bila memang diperlukan.
“Kita dapat mengetahui tekanan darah harian atau Home Blood Pressure Measurement (HBPM). Ini dilakukan dengan alat pengukur tekanan darah, dua kali sehari, saat pagi dan malam. Lakukan pengukuran dengan duduk tenang," jelasnya dalam satu kesempatan seminar berjudul “Know Your Number! Cegah Risiko Terkena Stroke, Serangan Jantung dan Gagal Ginjal” di Jakarta.
Pemantauan tekanan darah secara teratur harus diikuti dengan modifikasi gaya hidup. Menghindari rokok, kafein, gaya hidup sedentari, dan diet tinggi garam adalah beberapa cara untuk mencegah atau mengatasi hipertensi, sebelum lebih jauh mendapat bantuan pengobatan.