Kalung Etnik Banyak Dicari Orang Belanda dan Australia

Sausan Fuad, Jurnalis
Sabtu 09 Mei 2015 01:57 WIB
Kalung etnik (Foto: Okezone)
Share :

KALUNG etnik asli Indonesia terdiri dari kain tenun, batik dan lain-lain. Dengan berbahan dasar kain khas dari Indonesia dan modelnya yang sangat etnik, kalung etnik ini diminati oleh orang-orang asing.

Menurut desainer aksesori, Jessica Clarentia peminat kalung etnik kebanyakan berasal dari Belanda dan Australia.

“Kalung etnik laku banget di luar negeri, peminatnya kebanyakan dari Belanda dan Australia,” ungkap Jessica kepada Okezone di Jakarta, Jumat, (8/5/2015).

Lebih lanjut, Jessica mengungkapkan bahwa selera orang Belanda dan Australia dalam memilih kalung berbeda. Jika orang Belanda lebih suka warna-warna tua, namun tidak bagi orang Australia. Mereka umumnya lebih suka warna-warna cerah.

“ Orang belanda sukanya kalung berbahan kain trumpun, kawung jogja. Mereka lebih suka warna yang tua. Sedangkan orang Australia lebih suka yang warna cerah, seperti kain rang-rang, tenun ikat,” tutupnya ramah.

(Ainun Fika Muftiarini)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya