"Dari proses makanan yang disuguhkan maka faktor kebersihan diperhatikan, sumber daya manusia juga diperhatikan khususnya lebih mengecek health, setiap penyentuhan makanan juga memakai sarung tangan, air juga dilakukan pengecekan. Terakhir, setiap makanan yang disuguhkan akan diberikan ingredient makanan sehingga konsumen mengerti dengan apa yang disantapnya," bebernya lagi.
Lalu, mengapa Infine lebih memilih jalur catering ketimbang restoran? "Restoran itu lebih pada lifestyle, lebih ke gaya hidup tapi kita lebih ke pelayanan makanan karena ingin menikmati makanan lebih banyak. Momen penting yang ingin kita kontribusi," lanjutnya.
Biar lebih enak saat disantap, Infinite memberikan sentuhan gastronomy pada makanan yang disuguhkan.
"Di makanan kami juga ada kuliner gastronomy selain 30 ikon kuliner dimana suguhan kuliner Asia, western serta Indonesia akan diolah menjadi gastronomy kuliner. Hal ini membuat konsumen semakin enak dalam menyantapnya," tutupnya.
(Johan Sompotan)