USAI melakukan operasi kanker payudara, pasien dilarang pesimis dan harus menjadi survivor. Terlebih, mereka juga butuh dukungan penuh dari orang-orang sekitar. Lantas apa saja yang bisa mereka lakukan saat usai menjalani operasi pengangkatan kanker payudara?
Okezone telah merangkum lima hal wajib yang harus dilakukan pasien dan keluarganya agar pengobatan kanker payudara berhasil sesuai target, seperti dilansir Everydayhealth, Jumat (1/5/2015).
Tahu pilihan Anda
Dokter adalah narasumber terbaik untuk meninjau masalah penyakit Anda. Jangan malu-malu untuk berkonsultasi dengannya untuk menentukan jenis pengobatan sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh Anda. Misalnya, pasien dapat melakukan kemoterapi atau hanya sekadar terapi dengan obat baru yang telah disetujui dan teruji klinis.
Dapatkan opini kedua
Jika tidak yakin dengan diagnosis dengan satu spesialis onkologi saja, Anda bisa memilih dokter lain yang menunjang hasil akurat seperti yang dibutuhkan. Pasien bisa diajak untuk berkonsultasi dengan spesialis lain.
Mengelola diri
Gejala seperti nyeri, kelelahan, dan mata kabur sering dialami oleh pasien kanker saat menjalani pengobatan. Untuk itu, Anda diminta untuk pintar mengelola diri dengan cara tidak terlalu banyak beraktivitas agar gejala yang Anda rasakan tidak sering kambuh.
Minta dukungan
Dukungan dari orang-orang terkasih, keluarga dan teman dekat sangat dibutuhkan oleh pasien kanker payudara. Masing-masing dari mereka harus saling mendoakan agar penyakit Anda benar-benar diangkat oleh Tuhan. Bukan hanya itu, dukungan yang diberikan kepada Anda juga menjadi semangat untuk sembuh total.
Fokus masa depan
Kita semua memiliki hal-hal yang ingin kita lakukan, termasuk rencana masa depan. Hidup dengan penyakit kanker payudara bukanlah hal yang harus ditakuti asal Anda mau berobat ke dokter. Setelah Anda dinyatakan sembuh, bahagiakan diri sendiri dengan melakukan kegiatan menyenangkan, seperti traveling, silaturahmi dengan keluarga, hingga menghabiskan waktu Anda dengan hobi kesukaan.
(Yogi Cerdito)